Semarang, 28 April 2026 — Dosen Ekonomi Islam FEB Unwahas, HM Ali Maksum, SE., ME., menjadi narasumber dalam sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bertema “Harmoni dalam Keberagaman Mewujudkan Semarang Bersih Narkoba dan Berkelanjutan”.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang ini berlangsung di Hotel Metro Park View dan menghadirkan narasumber dari Polrestabes Semarang serta Yayasan Rehabilitasi Pondok Pemulihan Elkana.
Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Bambang Pramusinto, dalam sambutannya menegaskan bahwa P4GN merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan berkelanjutan melalui edukasi, rehabilitasi, dan penegakan hukum.

Dalam pemaparannya, HM Ali Maksum menekankan bahwa narkotika dalam perspektif Islam termasuk kategori zat yang merusak akal dan bertentangan dengan tujuan syariat. Ia menjelaskan bahwa bahaya narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, upaya P4GN perlu dilakukan secara komprehensif melalui penguatan nilai keagamaan, edukasi masyarakat, penegakan hukum yang tegas, serta pendekatan rehabilitatif yang humanis bagi korban penyalahgunaan. Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, dan komunitas dalam mencegah penyebaran narkotika.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam memerangi narkoba serta mewujudkan Kota Semarang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

